Tips Blogging Tips Blogging [Close]
Category Spirituality

Lailatul Qadar Kajian Metafisika

1. Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan
2. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?
3. Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.
4. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.
5. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.    (Al-Qadr:1-5)

Lalatul Qadr adalah fenomena yang penuh misteri bagi umat Islam namun tetap di yakini keberadaannya karena cukup jelas diterangkan pada ayat diatas. Dijelaskan bahwa Lailatul Qadr lebih baik (utama) dari 1000 bulan. Kita coba analisa bukan dari maknawi lughoh seperti biasanya yang tentunya sudah banyak yang tau namun kita coba kali ini lewat pendekatan metafisika.

1. Kecepatan sinar versi Fisika

Setiap detiknya          :   300.000 km

Satu menit : 300.000 x 60 = 18.000.000 km

Sehari semalam : 108.000.000 x 24 = 25.920.000.000 km

Satu bulan : 25.920.000.000 x 30 hari = 777.600.000 km

Seribu bulan : 777.600.000 x 1000 = 777.700.000.000.000 km

Wah semoga derajat kehangatan otak anda masih stabil ya :) . Kabar baiknya Tim Olimpiade Fisika Indonesia (TOFI) putra-putri terbaik Indonesia asuhan Bapak Prof Yohanes Surya Ph.D telah beberapa kali menjuarai Olimpiade Fisika dunia. Jadi sepertinya tidak ada alasan untuk mengatakan bahwa matematika dan fisika itu sulit :) . Perhitungan di atas adalah kecepatan sinar “biasa” dalam fisika pada 1000 bulan.

2. Kecepatan sinar “ruhani” (meta energi) dalam metafisika.

sinar ruhani setiap detiknya:

30.000.000.000.000.000 km.

Sinar biasa dalam 1000 bulan kecepatannya adalah 777.600.000.000.000 km. Maka perbandingan sinar ruhani dalam satu detik berbanding kecepatan sinar biasa adalah 30.000.000.000.000 km 777.600.000.000 km = 29.222.400.000.000 km atau = 37,627 bulan, 9 hari, 10 jam, 39 menit 21,6 detik.

Nah dari perhitungan di atas jelaslah bahwa “Lailatul Qadar” lebih baik (utama) daripada 1000 bulan. Maka orang-orang yang menyempatkan waktunya untuk mengisi dengan ibadah pada bulan Ramadhan benar-benar mendapatkan kebaikan dan keutamaan yang luar biasa yaitu lebih baik dari seribu bulan. Jangankan seribu bulan kalau kita diberi satu bulan full isinya yang berlimpah kekayaan alam masyaAllah apalagi seribu bulan, silakan bayangkan sendiri :) .

Apabila seorang hamba bersungguh-sungguh ber-i’tikaf dan bertaffakur di bulan Ramadhan bukannya mustahil akan menemui sinar malaikat seperti yang di jelaskan pada ayat di atas. Ilmu hikmahpun akan direguk dari kedalaman ilmu pengetahuan intuisi baik yang infra maupun supra intelektual. Jangan heran orang-orang terdahulu cerdas dan berintuisi tajam dikarenakan mereka sering berpuasa. Titel sarjana yang mereka dapatkan adalah karunia sinar ruhani langsung dari Allah Sang Pemilik Cahaya (An-Nuur) yang oleh para ahli filsafat dinamakan: Intelek Ketuhanan (directe aanschouwing) yang kalau bahasa santrinya adalah Laduni.

Pada surah al Maarij ayat 4 disebutkan:

“Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya limapuluh ribu tahun”
Berarti malaikat bergerak dalam satu harinya sama dengan ketika manusia mengelilingi jagat raya selama 50.000 tahun.

lalu bagaimana kita menyikapi pencarian malam Lailatul Qadar tersebut apakah harus menyepi ke dalam gua atau berkhalwat di puncak-puncak gunung. Kita lihat bagaimana Rasulullah memberikan tauladan ketika mengisi bulan suci Ramadhan yang termaktub dalam hadist berikut:
“Sesungguhnya Nabi Muhammad SAW tatkala masuk malam ke sepuluh (dari bulan Ramadhan) beliau bangun di waktu malam dan membangunkan istri beliau serta mengencangkan kainnya (beribadah)”
(HR Bukhari, Muslim)
Bangunlah di kala keheningan malam bermunajat kehadirat Ilahi seraya meratapi dosa-dosa yang telah lalu, sambil membaca Dzikir dan Al-Qur’an dan ber-i’tikaf di masjid. Semoga kita semua dapat merasakan sinar ruhani yang dikirimkan Allah melalui malaikat-malaikatnya sehingga kita mendapat Titel Sarjana Intelek spiritual dari hadirat Allah SWT, Amiin.

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 4.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

8 comments to Lailatul Qadar Kajian Metafisika

Leave a Reply

 

 

 

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Lebih dalam…

Surat cinta

Komunitas